A. Permainan karet
Main karet adalah salah satu permainan rakyat lampung ,nama permainan ini disesuaika ini disesuaikan dengan peralatan yang digunakan dalam permainan yaitu karet gelang sebagai taruhan dalam permainan.permainan ini biasanya dilakukan pada siang hari , permainan dapat dilakukan oleh siapa saja saja dan dari segala lapisan atau tingkatan masyarakat. Tentang latar belakang sejarah perkembangan permainan ini tidak diketahui nhanya yang jelas bahwa permainan ini telah dilakukan sejak masa kanak-kanaknya informan.permainan biasa dilakukan baik oleh anak laki-laki maupun perempuan dan dimainkan oleh sekurang-kurangnya dua orang atau lebih tergantung dari versi permainannya ,usia permainan berkisar 7-13 tahun.
Alat permainan yang digunakan adaah karet gelang yang dimiliki peserta yang akan digunakan sebagai taruhan dalam permainan ini , sepotong kapur atau arang untuk menggambar denah permainan ,sebuah kaleng susu dan lidi .dan penyelenggaraan permainan ini tidak disertai suatu iringan apapun ,baik berupa bunyi=bunyian ,alat musik ataupun.
B. Permainan tikungan
Permainan ini merupakan sejenis petak umpet yang dimainkan secara berkelompok dan bisa dimainkan dengan jumlah berapapun , permainan ini dimainkan di tempat yang luas seperti permainan ini adalah pecahan genting yang dibentuk bulat sebanyak 12 buah dan pecahan genting bulat lain yang lebih besar ukurannya untuk pelemparan.
Dalam permainan ini selalu diawali dengan memilih penjaga,pemain,sekaligus menentukan urutan pemain yang akan melempar tumpukan genting .penjaga menumpuk ke 12 pecahan genting tadi menjadi satu .pemain urutan pertama melempar tumpukan pecahan genting dari batas garis yang telah ditentukan .jika lemparannya tidak mengenai tumpukan genting ,posisinya digantikan pelempar selanjutnya .jika seorang pelempar dapat melempar tepat pada tumpukan pecahan genting ,semua pemain bersembunyi ,penjaga menumpukan genting pada tempat yang telah ditentukan.
Setelah itu , penjaga mencari pemain yang bersembuyi ,jika diketahui tempat persembunyiannya ,penjaga harus menyebutkan nama orang yang ditemukannya,lalu mereka beradu lari menuju tumpukan pecahan genting .jika pemain lebih dulu sampai ke tempat yang dituju ,dia akan menendang tumpukan pecahan genting hingga berantakan .pemain itu bisa kembali bersembunyi ,sementara penjaga sedang menyusun kembali pecahan genting tadi.dalam hal ini si penjaga kalah .lain halnya jika si penjaga yang lebih dulu sampai dia akan menyebutkan kata-kata tertentu sambil menginjak pecahan genting untuk pelempar . ini berarti pemain kalah ,ia harus menunggu teman-teman lain tertangkap dengan harapan dapat diselamatkan oleh seorang temannya.
Pergantian pemain terjadi setelah semua diketahui tempat persembunyiannya . pemain yanf palinga dulu diketahui tempat persembunyiannya harus menempati posisi penjaga berikutnya , menjadi penjaganya menggantikan penjaga sebelumnya.