Nov 30

Nikon SLR D5000 Kit 18-55VR Rp.3.874.500
Nikon SLR D90 Kit with 18-105mm f/3.5-5.6G ED VR Rp.7,550,000
Nikon SLR D300s Body Rp.6.995.000
Nikon D3000 kit 18-55 VR Rp.3,700,000
Nikon SLR D5000 Body Rp.3,800,000
Nikon SLR D90 Body Only Rp.6,200,000

Nov 30
  1. Periksa keadaan umum lensa, dan hindari lensa dengan cacat yang nyata. Goyangkan lensa. Tidak terlalu keras, tetapi cukup kuat untuk mendengar dan mendeteksi bila ada elemen gelas di dalam lensa yang tidak terpasang dengan baik atau bahkan terlepas.
  2. Periksa bagian depan dan belakang lensa dengan seksama. Hindari lensa dengan elemen depan/belakang yang tergores, retak, atau pecah kecil/gumpil.
  3. Lihat bagian dalam lensa ke sumber cahaya (misalnya lampu). Sedikit debu merupakan hal yang umum, sedikit jamur (kemungkinan besar) dapat dibersihkan atau diservis. Sebaiknya hindari lensa dengan jamur yang banyak dan tebal, atau mempunyai partikel asing di dalamnya.
  4. Pasang lensa pada kamera (sebaiknya milik anda) dan yakinkan seluruh fungsi kamera dan lensa berjalan dengan semestinya.
  5. Periksa apakah aperture dalam lensa menutup sesuai pengesetan dalam pemotretan. Buka bagian belakang kamera, set dalam mode Bulb, dan tekan tombol shutter. Lakukan tes ini pada seluruh rentang aperture lensa.
  6. Periksa fungsi autofokus pada lensa, apakah berjalan dengan semestinya dan akurat. Periksa manual fokus ring pada lensa. Yakinkan manual fokus ring berfungsi dengan baik, tanpa suara atau sendatan pada mode manual fokus.
  7. Bila lensa tipe zoom, periksa apakah mekanisme zoom lensa berjalan dengan halus dan lancar. Hindari lensa dengan mekanisme zoom yang tersendat-sendat, terlalu keras, atau terlalu kendor.
  8. Periksalah filter thread pada bagian depan lensa, dan yakinkan tidak terdapat kerusakan atau kemacetan. Bila ragu-ragu, lakukan tes dengan memasang sebuah filter pada lensa tersebut.
  9. Bila mungkin, mintalah masa garansi dari penjual.
Nov 30

Mungkin bagi para awam tidak banyak mengetahui lensa apakah yang dipakai oleh paparazi. Lensa yang dipakai paparazi adalah lensa lensa telephoto yang dapat dengan cepat mengambil gambar bergerak seperti mengambil foto olahragawan dan balap mobil.. Jenis jenis lensa telephoto pun bermacam-macam.Ada lensa telephoto normal (85mm, 100mm, 135mm), lensa zoom telephoto (28-300mm, 55-200mm, 70-200mm, 70-300mm, 90-300mm, 100-300mm), lensa super telephoto (300mm, 400mm, 600mm).

Nov 30

klu aku punya mobil kaya gini ,, aku ajak dehh semuanya jalan2 .. hehehhe

Nov 30

Cendrawasih Biru atau dalam nama ilmiahnya Paradisaea rudolphi adalah sejenis burung cendrawasih berukuran sedang, dengan panjang sekitar 30cm, dari genus Paradisaea.

Nov 30

Menghabiskan waktu untuk berlibur di Pulau Tidung,itu yang saya lakukan bersama teman-teman. Pulau Tidung terletak di Kepulauan Seribu Selatan bagian barat.

Photobucket

Pas sampai disana, saya melihat pemandangan yang indah .. Laut yang masih jernih dan bersih, angin yang berhembus begitu menyejukkan, menghilangkan penat untuk sementara. Terdapat jembatan kayu yang menghubungkan pulau Tidung Besar dengan pulau Tidung Kecil .

Photobucket

Berharap Pulau Tidung ini tetap bersih dan ekosistemnya tetap terjaga.

Nov 30

Disaat kamu mengambil gambar dengan digicam SLR , kamu merasa puas karena kualitas foto yang bagu dan kini dengan adanya Pentax Remote Assitant 3 dapat meng-upgrade Pentax K10D untuk kendali dari PC yang memungkinkan konfigurasi lebih detail lagi.

Photobucket

Dengan menggunakan Remote Assistant 3 yang bisa kamu download

disini , kamu bisa mengatur serial shots, exposure time dan longtime exposure.

Photobucket

Nov 30

Badai pasir yang menyerupai sebuah satelit raksasa. Foto ini diambil dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari kejadian. Kamera yang digunakan pun kamera dengan lensa besar sehingga mampu mengambil gambar secara utuh.

Nov 30

foto senja yang subhanallah indahnya yang diambil dari pinggir pantai. Pantulan sinar matahari seakan merubah suasana sore menjadi begitu hangat karena warna langit berubah menjadi orange ke merahan.

Nov 30

lvl 7. = surga paling tinggi = artist
dia bikin foto yang ada soulnya, dan bukan buat komersil… dan gak peduli alatnya apa… yang ada di dia cuma kemauan dan imaginasi, sehingga potonya bisa bagus dan berjiwa…
dan jarang memamerkan hasil fotonya…

lvl 6 = whore
dia ini sebenernya selevel artist, tapi dia lebih memilih buat ngejual fotonya dengan harga yang se aje-gile tinggi buat dapet duit and mencari ketenaran… hasil foto sih ok, tapi dia udah mulai kehilangan jiwa experimentalnya karne akan terpatok sama satu style biar fotonya tetep laku…

lvl 5 = amateur
si amateur ini, masih baru belajar n punya imaginasi yang tinggi, sehingga berpotensi menjadi artist di kemudian hari… tetapi cenderung juga si amateur ini rusak karena pengaruh luar yang tidak melihat potograpi sebagai seni tetapi sebagai media mencari uang, dan menanamkan paham makin mahal peralatan makin baik…

lvl 4 = snapshooter
ini adalah kebanyakan orang, orang” yang foto just for foto… hehe… jadi orang yang cenderung point and shot photo…

lvl 3 = profesional
yang ini adalah seorang fotografer yang mencari nafkah bwt hidupnya 100% dari fotografi, entah foto bwt pernikahan or yg laennya… foto” dari si profesional cenderung modarate walau lebih bagus dari amateur karena mereka exeperienced di bidangnya… tetapi jarang memiliki soul karena hanya ngambil gambar buat klien semata…

lvl 2 = rich amateur
nah yang ini amateur yang kaya, jadi bisa beli perlengkapan kelas puluhan juta cuma buat belajar… (hobbyist yang kaya lah gt…) ada kemungkinan jadi seorang artist tapi cenderung jatuh ke lvl 1 karena faham *the more expensive the better

lvl 1 = measurbator (bukan masturbator loh)
klo yang ini, udah paling hancur karena mereka cuma liat kamera dari harga dan feature tanpa tahu apa yang harus di lakukan dengan kameranya buat dapetin gambar yang bagus dan bernyawa…

lvl 0 = online expert or armchari photographer
yang ini adalah orang yang cuma tau fotografi lewat forum n browsing doang… suka melakukan analisis” berdasarkan feeling yang gak bener… karena mereka cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di depan kompie bwt comment karya orang tanpa pernah terjun dan berexperimen sendiri…

« Previous Entries Next Entries »